Persungutan Mendatangkan Masalah

Ketika doa tidak terjawab, impian tidak tercapai, masalah tak kunjung selesai, bahkan kehidupan makin ruwet, apakah saya bersungut-sungut kepada Tuhan? Jawab Yesus: “Jangalah kamu bersungut-sungut.”

Mungkin kebanyakan dari kita pernah bersungut-sungut (ngegerundel-red). Padahal, ketika kita bersungut-sungut kepada Tuhan, hidup kita malah bertambah ruwet. Kita tidak dapat berfikir secara jernih hingga akhirnya yang muncul adalah kegusaran – sukacita hilang. Apa yang dapat kita lakukan ketika sukacita hilang? Bukankah hidup akan terasa lebih mencekam. Hidup terasa menghimpit. Bahkan, tidak jarang yang berakhir dengan keputusasaan.

Kisah tentang Musa waktu mengutus Yosua dan Kaleb mengintai negeri (Bilangan 14:1-38) memberikan gambaran yang jelas betapa persungutan malah menimbulkan banyak masalah. Persungutan justru mendatangkan murka Tuhan atas kita. Tidak heran jika orang yang bersungut-sungut malah semakin banyak masalah dan tidak bisa menikmati janji-janji Tuhan atas hidupnya. Mari, kita jalankan perintah Tuhan.

Jawab Yesus kepada mereka: “Janganlah kamu bersungut-sungut.” (Yoh 6:43)

Sobat tuaian, ketika kita sudah percaya kepada Tuhan, jangan pernah kita meragukan rancanganNya atas hidup kita. Kita harus percaya terhadap janji-janjiNya, rencanaNya yang luar biasa, dan janji berkatNya berlaku bagi kita, selama hidup kita tetap berkenan kepadaNya, Tuhan pasti mengerjakan bagianNya. (Hendy Wijaya)